Selasa, 06 November 2012

Tantangan Guru Masa Kini

Bulan ini bulan November, tentunya jadi ingat akan peringatan hari Pahlawan yang jatuh tanggal 10 November nanti. Tetapi bukan hari Pahlawannya yang bakal saya bahas, tapi pahlawan tanpa tanda jasa alias Guru. Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru... Engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa.. Tanpa adanya guru tentu saya , kita, kamu, mereka tidak bisa menikmati pendidikan hingga jadi seperti sekarang ini.


Kalo pas jaman saya sekolah SD sampai SMA dulu guru merupakan profesi yang sangat dihormati baik oleh murid juga orang tua murid dan masyarakat sekitar. Bahkan dengan tingkat kesejahteraan yang masih belum mencukupi mereka bertugas tanpa harus berkeluh kesah dengan semangat mengabdi untuk kemajuan bangsa.

Tentunya tidak obyektif kalau membandingkan antara guru jaman dulu dengan jaman sekarang. Guru jaman sekarang pun relatif punya tantangan yang lebih berat dibanding jaman dulu. Walau secara kesejahteraan sudah makin mencukupi kebutuhan hidup, tetapi tantangan pendidikan sudah makin tinggi, standar pendidikan juga lebih tinggi dan tuntutan harus lulus dan lolos dari unas juga membebani guru jaman sekarang, apalagi para guru harus mengejar sertifikasi agar memperoleh gaji yang cukup. Tentu ini makin membebani pikiran para guru jaman sekarang. Apalagi ditambah tingkah laku murid jaman sekarang yang mungkin beda dengan tingkah laku murid 20 tahun yang lalu. Bisa dibilang murid jaman sekarang lebih kritis , lebih kreatif dan lebih berani. Tetapi ada juga murid yang lebih nakal dibanding murid jaman dulu.

Kenakalan murid diusia remaja sekarang ini tidak hanya tawuran dan bolos saja, tetapi mulai pergaulan bebas, mabuk-mabukan, ketergantungan narkoba, kekerasan sesama murid makin meningkat beritanya di media massa maupun online. Bisa dibilang tingkat kenakalan remaja saat ini lebih kompleks kalau gak bisa dibilang tidak sederhana.

Karena itu guru jaman sekarang harus bisa menyesuaikan diri sesuai tantangan jaman. Berikut sebagian harapan sebagian masyarakat saat ini termasuk saya dan tantangan saat ini terhadap guru :

1. LEBIH DEMOKRATIS          
Saat ini sudah bukan jamannya guru yang otoriter, ekstrim dan kaku. Guru jaman sekarang dituntut agar lebih demokratis, demikian pula dalam proses belajar mengajar lebih mengutamakan diskusi dari pada satu pihak. Penggunaan kekerasan dalam pendidikan justru tidak kondusif bahkan bisa memicu konflik dan kontroversi.

2. LEBIH KREATIF
Dalam penyampaian materi dibuat lebih menyenangkan , tidak kaku dan selalu membuka wawasan baru terhadap perkembangan ilmu yang diajarkan. Bisa dibayangkan murid jaman sekarang dikasih pengajaran jaman dulu bisa-bisa sudah kabur alias bolos duluan... :(

3. LEBIH MEMBUKA WAWASAN
 Belajarlah dari yang sudah berpengalaman dibidangnya. Lebih mempertajam ilmu yang akan diajarkan dengan lebih banyak membaca koran/jurnal/buku ilmiah maupun bisa juga didapat dari internet. Termasuk ilmu dalam melakukan pengajaran / metode pembelajaran. Jangan sampai ada murid yang bilang kalau guru tidak gaul. Apalagi sekarang ini standar guru sudah harus lulus Sarjana Strata 1 (S1).

4. AKRAB DENGAN TEKNOLOGI
Teknologi bukan hanya untuk lifestyle saja tapi justru untuk mempermudah pekerjaan. Jadi gunakanlah teknologi untuk memperlancar pembelajaran. Seperti memanfaatkan social media network atau dengan melakukan presentasi dengan animasi sehingga murid yang diajarkan tidak bosan dan mudah memahami materi yang diberikan.

Harapan diatas berlaku tidak hanya untuk guru yang ada di pendidikan formal tapi juga para guru lainnya yang ada di pendidikan non formal. Karena saat ini pendidikan non formal juga mempunyai pengaruh yang besar terhadap perkembangan anak didik. Semoga semboyan dari bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara selalu lekat denganmu. Semoga amal bakti guru tidak sia-sia berguna bagi pembangunan bangsa. Guru .. kaulah pahlawan tanpa tanda jasa itu.... Selamat BERJUANG..

Terios , Handal dan Nyaman sebagai Mobil Sahabat Petualang

Produk dari Daihatsu memang benar handal , itu sudah terbukti sejak dulu. Ini merupakan pengalaman saya mempunyai mobil jaman hijet 1000 yang handal dan tahan banting hingga sekarang pakai xenia yang irit dan muat banyak.

Tapi saat ini saya bahas bukan Xenia yang memang fenomenal, tapi saudara tuanya yang berwujud SUV yaitu daihatsu TERIOS. SUV yang handal ini memang pantas menyandang slogan "PLAY YOUR WILD SIDE".

SUV yang punya ground clearance yang tinggi ini sanggup membawa penumpang sampai 7 orang yang siap berpetualang.  Jarang ada lho SUV yang sanggup membawa 7 orang sekaligus .. catat ini!  Apalagi handlingnya sangat mudah dengan adanya eletronic power steering dan didukung mesin 3SZ-VE DOHC VVT-I 1.495cc yang tangguh. Sangat cocok untuk berpetualang.

Kehandalannya terbukti dalam program Daihatsu Terios 7 Wonders Sumatra Coffe Paradise yang semakin meyakinkan performa Terios dalam berpetualang mengarungi pulau Sumatera.

Program Daihatsu Terios 7 Wonders  ini merupakan petualangan seru tim jurnalis bersama Daihatsu mengunjungi 7 spot kopi yang terkenal di Sumatera hingga ke Sabang menggunakan 3 unit Daihatsu Terios Hi-Grade Type TX AT dan TX MT. Perjalanan ini adalah merupakan sebuah penggambaran brand Terios sebagai "Sahabat Petualang" sejati. Selain berpetualang , juga diselingi dengan kegiatan sosial dan CSR dari Daihatsu.

Perjalanan Daihatsu Terios 7-Wonders memakan waktu hingga 15 hari ini, fokus pada eksplorasi keindahan alam Sumatra hingga titik nol kilometer di Sabang. Perjalanan melalui berbagai rintangan jalan. Mulai Jalan yang berliku dengan tanjakan yang terjal, Jalan yang sempit dan berkelok-kelok, Jalan yang rusak dan  juga lewat jalur off road di kebun kopi dan pinggir sungai apalagi juga diguyur hujan yang lebat dan kabut tebal  semuanya dilalui dengan lancar. Mesin berkapasitas 1.500 cc yang membekali Terios ternyata masih cukup andal. Pun demikian dengan suspensinya. Beberapa kali Terios kejeblos di lubang jalan, namun tak ada masalah berarti. Akselerasi di tanjakan maupun ketika menyalip kendaraan di depannya baik yang memakai girboks matik maupun manual tetap terasa bertenaga.

So, teman kesimpulannya TERIOS emang sahabat kaum petualang , diajak onroad oke, offroad juga oke... benar SUV sejati... dengan kenyamanan dan kehandalan yang mumpuni.